MAKALAH
PENGANTAR BISNIS
DOSEN PENGAJAR
Ir. ASAL MARPAUNG
DISUSUN OLEH
AGUS SANTOSO
FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAGEMENT UNIVERSITAS MPU
TANTULAR JAKARTA
2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur selalu saya panjatkan
kehadirat tuhan yang maha esa atas kasih dan sayangnya memberikan
pengetahuan,kemampuan dan kesempatan kepada penyusun sehingga mampu
meyelesaikan penyusun makalah ini.makalah ini di susun sebagai tugas mata
kuliah pengantar bisnis dalam penyusunan makalah ini masih ada kekurangan-kekurangan
karena keterbatasan kemampuan penyusun, maka perlu adanya masukan.
dan tidak lupa saya haturkan kepada
dosen pembimbing mata kuliah ini untuk teman teman dan semua pihak yang telah
membantu,saya ucapkan terima kasih,semoga makalah ini dapat bermamfaat bagi
saya dan orang yang membacanya.
Jakarta,
juni 2012,
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………………………………….ii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………iii
ALASAN MEMILIH USAHA BISNIS KRIPIK BAYAM………………….iv
BAB I
A.
PENDAHULUAN…………………………………………………………...1
B.
LATAR BELAKANG………………………………………………………2
C. TUJUAN……………………………………………………………………...3
BAB II
PEMBAHASAN
1. kenaikan produk,,……………………………………………………………5
2. cara membuat kripik
bayam………………………………………………….6
3. harga kripik
bayam……………………………………………………………6
BAB III
ASPEK PEMASARAN
A. Penelitian dan
Analisis………………………………………………………….7
ii
1. Target
pasar………………………………………………………………………7
2. Situasi Persaingan…………………………………………………………….…7
B. Fasilitas Peralatan……………………………………………………………,,,8
C. Peralatan
Penggorngan………………………………………………………...8
D. Peralatan Pengemasan..………………………………………………………..8
E. Data biaya………………………………………………………………………..9
BAB IV
A. Resiko dan
Hambatan………………………………………………………..10
B, Alternatif
Pemecahan…………………………………………………………11
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan………………………………………………………………………12
iii
ALASAN SAYA MEMILIH BISNIS USAHA
KRIPIK BAYAM
Saya
memilih usaha kripik bayam ini karna, ketersediaan bahan baku mudah di dapat,
biaya yang dibutuhkan pun sangat terjangkau.
Dengan menjalankan bisnis tersebut
juga, masih dapat di katakan bisnis yang langka atau masih jarang yang
memproduksinya. Sehingga saya dengan mudah memasarkan produk saya, oleh karena
itu saya dapat memasarkannya dengan biaya produksi saya, kemungkinan besar saya
memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.
iv
BAB
1
A.
PENDAHULUAN
Sayuran hijau baik untuk kesehatan
karena banyak mengandung serat dan vitamin. Setiap orang harus mengkonsumsi
sayur setiap hari. Sayuran hijau banyak dikonsumsi dalam bentuk mentah, atau di
masak dengan cara ditumis atau dibuat sayur berkuah, serta dalam bentuk
camilan. Sayuran hijau jika di masak terlalu lama akan menguapkan zat vitamin
yang terkandung di dalamnya.
Selain menjadi pelengkap menu makanan sehat, sayuran
hijau juga bisa di olah menjadi makanan ringan, yaitu dibuat kripik. Sayurasn
segar yang diolah yang di olah menjadi kripik dapat tahan lebih lama.
Sayuran ini memang terlihat sangat sederhana, tapi taukah
Anda bahwa bayam memiliki kandungan yang sangat lengkap dan penting untuk
tubuh. Selama ini, bayam sebagai salah satu jenis sayuran hijau, yang secara
luar dikenal akan Serat, Vitamin, Beta Karoten, dan berbagai Mineral termasuk
Zat Besi ternyata juga memiliki kandunganh Protein yang tinngi pada daun dan
Biji nya.
Sayuran ini tak cupa sedap di masak, bila di olah secara
sehat dan di konsumsi secara teratur, beberapa penyakit dapat di cegah dan di
obati. Bayam juga sangat baik sebagai.
1
Ø Sumber Protein, terutama Asam Amino.
Bayam
juga sangat baik sebagai sumber Protein, terutama Asam Amino yang sangat
penting untuk pembentukan Otak.
Jadi, jika di lihat dari komposisi Proteinnya, bayam sangat baik untuk di
konsumsi oleh anak-anak.
1. Dari segi Lemak
Kolesterol
dalam bayam Nol (0) artinya bayam aman
untuk di konsumsi sebanyak apapun tanpa ada pengaruh Kolesterol.
Lemak
yang terdapat dalam bayam juga termasuk lemak yang jenisnya baik, yaitu Lemak
tak jenuh.
2. Vitamin
Dalam
bayam sangat penting misalnya Vitamin A yang bagus untuk mata serta
mempertahankan daya tahan tubuh, sehingga orang tidak mudah terserang penyakit.
Vitamin C dan E untuk Antioksidan,
sehingga bagi yang rajin mengkonsumsi bayam, bisa memiliki kulit yang halus.
Selain itu, Antioksidan juga mampu mencegah radikal bebas, kemudian Posfor
dapat di manfaatkan untuk pembentukan tulang dan gigi.
2
B.
LATAR BELAKANG
Kripik Bayam merupakan makanan yang khas
sekali di Indonesia. Pertama kali saya mengetahui kripik Bayam ini ternyata
bisa di olah menjadi sebuah camilan yang enak untuk disajikan di sore hari.
Kebanyakan
orang terutama anak-anak, dalam bidang agroindustri, bayam dapat di olah
menjadi inovasi terbaru yang salah satu contohnya adalah, kripik bayam. Selain
kripik dengan rasa original, bisa juga dikreasikan menjadi kripik berbagai
rasa, karena Produk kripik bayam yang ditawarkan memiliki manfaat yang possitif
bagi kesehatan konsumen yang merupakan manfaat
inti dari Produk Kripik Bayam.
Bayam
yang diolah memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat, Kripik bayam adalah
makanan yang terbuat dari Bayam sebagai bahan dasarnya dan menggunakan tepung
sebagai pelapis sebagai penyalut lembaran bayam yang akan di goreng. Tepung
pelapis yang umum digunakan untuk kripik terbuat dari tepung beras dab Tapioka.
Pengolahan
bayam menjadi kripik, selain memberi keanekaragaman pangan juga mampu
meningkatkan kualitas dan nilai ekonomos dari nsayuran tersebut.
Selain itu kripik
memiliki umur simpan lebih lama dari produk segarnya, serta memberikan flavor
produk yang khas, yaitu renyah dan gurih
3
C.
TUJUAN
1.
Untuk mendapatkan keuntungan.
Setiap
orang pasti mendirikan usaha itu ada alasannya, tak lain, untuk mendapatkan
keuntungan, modal yang sekecil-kecilnya, kentungan sebesar-besarnya.
2.untuk
menciptakan lapangan kerja
Ditengah
sulitnya mencari lapangan pekerjaan saat ini, tidak sedikit penganggur yang
bingung, stress dan akhirnya putus asa, padahal begitu banyak hal di sekeliling
kita yang bisa di usahakan menjadi sumber penghasilan.
3.
membantu petani untuk memasarkan pertaniannya.
Dengan
mendirikan usaha ini, otomatis dapat membantu para petani memasarkan hasil
pertaniannya. Apabila masyarakat merespon positif usaha kripik bayam ini, maka akan
semakin membantu petani memasarkan hasil pertaniannya.
4.
memanfaatkan daun yang semula tidak
diminati masyarakat.
Kebanyakan
semua orng tidak suka makan sayuran, terutama anak-anak, contohnya seperti
bayam. Sayuran yang satu ini bisa di olah menjadi camilan, yang semula tidak di
sukai, menjadi di sukai, karena rasanya yang gurih dan renyah.
5.
meningkatkan nilai ekonomis dari daun-daun tersebut.
Bayam
mempunyai nilai ekonomis, rasa kerenyahan akan menentukan harga di pasaran,
produksi daun yang berkualitas baik.
4
BAB II
PEMBAHASAN
1. kenaikan
produk
Produk yang dihasilkan
mengalami kenaikan mulai dari satu jenis produk menjadi lebih bervariasi. Saya
mendapatkan inspirasi dari lingkungan sekitar yang menghasilkan tanaman yang
melimpah, terutama bahan dasar pembuatan kripik daun bayam yang saya produksi
dengan memanfaatkan kesuburan tanah yang menghasikan berbagai bahan dasar
kripik mulai dari bayam.
Saya selalu
meningkatkan kualitas produk yang saya hasilan dengan memanfaatkan keadaan alam
sekitar yang subur, dan masyarakat merespon positif di pasaran. Dan saya akan
selalu berusaha meningkatkan produk saya supaya masyarakat menggemari produk
saya.
2.
cara membuat kripik bayam
A.
Bahan-bahan:
● Sayur bayam hijau atau merah.
● tepung beras.
● air secukupnya.
●
minyak goreng.
B.
Bumbu-bumbu :
● bawang putih dan dipotong kasar.
● ketumbar.
● kemiri di rajang halus.
● ruas jari kunyit, dipotong-potog
kasar.
5
C.
Bumbu penyedap:
Cara
Membuatnya:
Cuci
bersih daun bayam satu persatu, bukan lembarannya dan keringkan.Bahan bumbu
dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Sediakan piring ceper, lalu campurkan
tepung bumbu dan larutkan dengan air, aduk sampai membentuk adonan, kalau bisa
jangan terlalu encer, lalu panaskan wajan dengan api sedang setelah sebelumnya
diberi minyak goreng, tunggu sampai minyak panas.
Dengan
cepitan celupkan satu per satu bayam ke
dalam adonan tepung dan goreng hingga kecoklatan dan kering, angin-anginkan.
Bayam siap dsi masukkan ke dalam
plastic.Bayam juga bisa ditambahkan berbagai macam bumbu penyedap sesuai
selera. Dan Anda bisa membelinya di pasar. Contoh: bumbu keju, barbeque, asam,
manis dll.
3. harga kripik bayam
● Satu
bungkus kripik bayam biasa isi 250 gr( 1/4 ) : Rp.
12.500
●
satu bungkus kripik bayam biasa isi 1000 gr(1kg) :
Rp. 50.ooo
●
satu bungkus kripik bayam super isi 250
gr(1/ 4) : Rp.
15.000
●
satu bungkus kripik bayam super isi 1000
gr(1 kg) : Rp. 60.000
Minimal order di atas 1 kg
Pembelian di atas 5 kg harga lebih
murah.
6
BAB III
ASPEK
PEMASARAN
A.
penelitian dan analisis
1. Target Pasar.
Untuk
saat ini, saya belum mampu mengirim produk saya ke berbagai kota, dikarenakan
keterbatasan modal. Saya hanya menitipkannya pada warug-warung tetangga atau
supermarket, jikasaya benar-benar yakin dengan rasa yang saya produksi ini di
sukai oleh masyarakat.
2. Situasi
Persaingan.
Karena
produs saya masih dapat di katakan produk langka atau masih jarang yang
memproduksinya, sehingga saya dengan mudah untuk memasarkan produk saya. Oleh
karena itu saya dapat memasarkannya dengan harga yang simbang dengan biaya
produksi saya, kemungkinan besar saya memperoleh keuntungan semaksimal mungkin
7
B. Fasilitas Peralatan
Kompor Tungku
Berkaitan
dengan penggunaan bahan bakar kayu, saya menggunakan kompor tungku.
C.
Peralatan Penggorengan.
Untuk wajan, saya menggunakan wajan
berbahan besi, selain cepat panas, wajan dengan bahan lebih sedikit menyerap
minyak, sehingga lebih menghemat minyak. Penggorengan menjadi sangat penting
dalam menentukan kualitas kripik bayam yang dihasilkan.
Suhu penggorengan yang digunakan dalam
menggunakan kripik bayam yaitu 160 Celcius dengan waktu penggorengan 1,5 menit.
D.
Peralatan Pengemasan.
saya
akan berusaha membuat kemasan semenarik mungkin, karena kemasan juga merupakan
media promosi sehingga pengemasan sedikit banyak mempengaruhi kelancaran
produksi dengan menggunakan plastik kecil untuk membugkus dengan harga Rp.
5.000.
8
E.
Data Biaya
Modal sebesar Rp. 20.000
● harga 4 ikat bayam: Rp. 4.000
● tepung beras: Rp. 2.000
● minyak goreng kecil: Rp. 6.000
● semua bumbu: Rp. 3.000
● plastic kecil: Rp. 5.000( isi 100)
Dengan modal Rp. 20.000 dan total belanjaan Rp.
18.000, saya masih menghemat Rp. 2.000
Biayanya:
Jika
dalam seikat bayam saya mampu membuat 3 bungkus bayam, di dalam bungkus
tersebut 10 lembar daun bayam yang di hargai Rp. 3.000 , maka 4 ikat bayam saya
dapat membuat 12 bungkus kripik bayam. Maka omset (pendapatan) yang saya
peroleh adalah Rp. 36.0000. saya akan mendapat untung Rp. 16.000.
9
BAB IV
A.
Resiko dan Hambatan.
1.
Resiko
a.
jika produk sudah banyak peminatnya kemungkinan banyak yang meniru
b.
konsumen mulai jenuh dengan produk saya
c.
belum tentu konsumen merespon positif produk saya
d.
jika produk tidak laku, otomatis saya akan menanggung kerugian.
2.
Hambatan
a. sulit mendapatkan bahan
baku,
jika tidak bersahabat misalnya, pada saat
musim kemarau yang berkepanjangan, daun-daun akan kering dan kecil. Sedangkan
apabila terjadi hujan berkepanjangan daun-daun akan membusuk.
b. jika pendapatan
masyarakat, konsumen menurun, maka akan mempengaruhi penjualan,
produk
c.
hasil kerja/produktivitas menurun
10
B.
Alternatif pemecahan
1. Alternatif Pemecahan Resiko
a.
merahasiakan formula produk
c.
menjaga kualitas produk
d.
memperkirakan kebutuahan masyarakat
e.
keuntungan dan kerugian
f.
karena produk yang di hasilkan dapat menarik minat masyarakat
g.
karena bahan baku mudah di dapat di lingkungan sekitar sehingga dapat
menyingkat
waktu produksi
h.
kualitas bahan baku terjaga
2. Kerugian
a.
makanan tersebut kerenyahannya tidak tahan lama
b.
jika dalam jangka waktu, sekitar 2 bulan makanan tersebut tidak laku.
Maka
makanan akan di kembalikan
11
BAB
V
PENUTUP
Kesimpulan
Kripik
bayam adalah makanan yang terbuat dari bayam, bahan dasarnya menggunakan tepung
pelapis sebagai penyalut lrmbaran daun bayam.
Bayam sangat baik untuk kesehatan, karena mengandung
Serat dan Vitamin. Selain bergizi, pembuatannya pun sangat mudah, serta bahan
bakunya mudah di peroleh, biaya pembuatannya tidak membutuhkan modal terlalu
besar.
12

